RCO (Rubber Chemical Oil)

Tentang RCO

Apa itu Rubber Chemical Oil atau RCO?

Rubber Chemical Oil atau sering disingkat menjadi RCO adalah minyak bakar altenatif yang dihasilkan dari penyulingan karet bekas, misalnya dari ban bekas ataupun karet dari hasil limbah produksi pabrik. Bahan utama dari RCO adalah karet itu sendiri tanda ada tambahan bahan baku lain (non-additive) yang diolah saat proses produksi.

RCO sendiri berwarna hitam pekat dan berbau agak tajam. RCO digunakan sebagai bahan bakar alternatif untuk mesin burner boiler yang sebelumnya menggunakan bahan bakar solar, gas, residu, dll.
RCO kini banyak digunakan sebagai salah satu bahan bakar alternatif pengganti solar industri. Selain lebih ekonomis, kalori yang dihasilkan pun juga lebih tinggi sehingga bisa hemat hingga 25% – 30%.

Produksi RCO juga menghasilkan Carbon Black (Rubber Carbon Black) dan kawat besi baja (steel wire scrap) yang juga dapat digunakan kembali sebagai bahan baku berbagai industri.


Keuntungan RCO

Mengapa Menggunakan Rubber Chemical Oil (RCO)?

Ada banyak sekali keuntungan dalam menggunakan minyak bakar alternatif untuk boiler atau RCO. Berikut adalah beberapa keuntungan yang paling signifikan untuk Anda.

Lebih Hemat

KETERANGANSOLAR INDUSTRIRCO
Harga per liter*Rp.16.500,-Rp.6.800,-
Cost per bulanRp. 264.000.000,-Rp. 108.800.000,-
Cost per tahunRp. 3.168.000.000,-Rp. 1.305.600.000,-
Penghematan dari segi Harga** 40 – 50%

Penggunan RCO dapat menghemat pengeluaran hingga 40 – 50% dari segi harga dan hingga 30% dari segi kalori.

* harga rata – rata di Jabotabek, dapat berubah sewaktu – waktu

** Dibandingkan dengan solar industri.

Lebih Efesien

KETERANGANSOLAR INDUSTRIRCO
Pemakaian per bulan/ltr (rata2 industri menengah)16.000 ltr16.000 ltr
**Penghematan dari segi Kalori (Kal.Solar=9.240, RCO=10.400)25% – 30%

Penggunaan RCO lebih efisien karena menghasilkan kalor lebih banyak dibandingkan Solar industri, yaitu 25% hingga 30%.
Solar = 9.240 kkal/liter, RCO = 10.400 kkal/liter.

** Dibandingkan dengan solar industri.

Menghasilkan Produk Bernilai Tinggi Lainnya.

Selain menghasilkan RCO, penyulingan karet pun menghasilkan serbuk karet, kawat baja dan carbon black yang juga memiliki nilai untuk kebutuhan industri. Tentu saja ini menjadi nilai tambah yang menguntungkan. Carbon Black sebagai salah satu produk yang dihasilkan merupakan salah satu komponen pembuatan ban untuk menambah kelenturan dan kekuatan juga digunakan untuk pewarna pigmen pada pembuatan plastik, karet, dll.


Aplikasi RCO

Dimana RCO Dapat Digunakan?

RCO biasa digunakan sebagai bahan bakar pengganti solar, gas residu dan batu bara untuk mesin burner boiler. Dapat juga digunakan untuk kompor masak atau tungku api semawar. RCO sendiri aman untuk mesin boiler karena berbahan dasar karet dan tidak meninggalkan residu atau endapan saat mesin selesai beroperasi.

Aplikasi RCO

Bagaimana Penggunaan RCO?

Sesuaikan posisi RCO dengan ketinggian burner agar saat pompa isap/tekan ke nozzle bekerja secara optimal dan RCO dapat mengalir dengan lancar. Nozzle yang dianjurkan adalah nozzle burner yang masih standart, yang mana berarti diameter lubang masih asli. Hal ini dianjurkan agar RCI pada saat digunakan tidak harus menyetel bukaan jendela angin (campuran angin/oksigen pada saat pembakaran) yang nantinya berhubungan dengan kalori yang dihasilkan pada saat RCO dibakar.

Apabila tidak ada perbuhan pada nozzle/sprayer tetapi ternyata asap sisa pembakaran keluar dari cerobong asap (knalpot) maka terjadi karena campuran angin/oksigen terlalu banyak maka bukaan jendela angin perlu disesuaikan.

Jangan lupa menambahkan filter pada jalur sebelum burner sebelum menggunakan RCO.

Jenis burner yang dapat menggunakan RCO adalah jet burner dan rotary cup burner.


Komentar